terus menerus menodai kepercayaan, membiarkannya sungguh tak mudah. haruskah tak bergerak dari kotak kediaman ketika berhadapan dengan kenyataan, ketidakjujuran?
ada alasan hingga tiada beralasan, berupa candaan ataupun dalam keseriusan. menutupi kenyataan kemudian memutarbalikkannya bukanlah sebuah kenyamanan. terlampau murah untuk sebuah kepercayaan.
mulai setitik hingga seluas bola dunia. entah dalam tulisan atau percakapan, ketidakjujuran cukup bisa menandakan sebuah ketidaktulusan. kesengajaan yang terus menerus hingga menggoyahkan keselarasan, menghalangi hadirnya penyesalan. menjadi sebuah kesadaran kebiasaan, bukankah itu mengerikan? jiwa yang diberikan anugerah kehidupan terlalu mulia untuk dinodai dengan ketidakjujuran.
atasi ketakutan dan sejukkan jiwa dengan kejujuran, ia tidak akan mendatangkan kekecewaan. percayalah.. itu mengagumkan.
hayoo.. siapa yg tidak mau ?
…
catatan : ketidakjujuran dalam tulisan ini menunjuk pada ketidakjujuran yang dilakukan dengan kesadaran bukan dengan alasan atau pertimbangan kebaikan yang diperbolehkan.
…
-rosenrain| friday, june 17, 2011|
Kejujuran… mahal harganya.
Jujur itu senjata yang tak pernah akan hilang, selalu di tangan
Betul kata Asop, kejujuran saat ini menjadi “barang” yang sangat mahal harganya. Kalau menurut saya kejujuran akan selalu berdampingan dengan akhlak. Akhlak yang baik akan selalu diikuti dengan tingkat kejujuran yang baik dan sebaliknya.
Salam.
@Asop
precious and priceless
::
@Giewahyudi
tangan yang tak menyelisihi nuraninya ):
::
@nutaryuk
agree, trima kasih untuk tambahannya ^^
kejujuran adalah barang langka untuk saat ini..
betul sekali, mbk
kejujuran selalu harus berhadapan dengan ambisi, kekhwatiran ataupun ketakutan
honesty is the best policy
(eh, salah tulis gak ya)
so true
Sekali kita berbohong, sekecil apapun itu, maka kebohongan-kebohongan lain akan menyusul…dan, dijamin bakal bikin pusing…
Mulai jujur dari sekarang yuk!